SHOPFLOOR LEADERSHIP

When:
18 October 2017 – 19 October 2017 all-day
2017-10-18T00:00:00+07:00
2017-10-20T00:00:00+07:00
Where:
Financial Club
Jl. Jend. Sudirman Blok Lot 11 No.Kav 58
Senayan, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12190
Indonesia
Contact:
Budi
0878-8570-8124

SHOPFLOOR LEADERSHIP

 Mengembangkan Sikap dan Peran Kepemimpinan di Tempat Kerja

Shop Floor Leadership menjadi salah satu metode unggulan dalam mengembangkan kepemimpinan dan manajemen operasional perusahaan. Berawal dari tahun 1970-an di Jepang, metode yang terkenal dengan Genba KanRi, PDCA, 5S dan Visual Management-nya ini merupakan cikal bakal TQM, Six Sigma dan Toyota Way.

Dalam metode yang digunakan umumnya perusahaan Jepang seperti Astra ini, pemimpin memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi setiap orang untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam perusahaan. Penerapan Shop Floor Management sangat tepat untuk perusahaan yang menginginkan line management yang efektif di mana kebutuhan pemberdayaan karyawan level terendah sangat krusial, seperti industri manufaktur, consumer goods, banking, service dan otomotif.

Workshop 2 hari ini memberikan kesempatan bagi pesertanya untuk menguasai konsep dan penerapan shop floor management dalam meningkatkan efektifitas fungsi operasional leadership dan pemberdayaan karyawan operasional di perusahaannya, karenanya sangat tepat untuk diikuti oleh leader dan calon leader, seperti Anda.

 Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Mengaplikasikan Shop Floor Management di tempat kerja.
  2. Meningkatkan peran dan sikap kepemimpinan di tempat kerja.
  3. Membangun rasa percaya (trust) dengan meningkatkan komunikasi yang lebih baik (floor meeting) dengan tim.
  4. Mengukur efektifitas kinerja berdasarkan ukuran QCDSM (Quality, Cost, Delivery, Safety, Moral).
  5. Meningkatkan peran seluruh karyawan dengan melibatkan mereka dalam proses perbaikan terus-menerus.
  6. Mengelola pekerjaan dan juga orang-orang yang terlibat di dalamnya

 Target Peserta

Leader, Supervisor dan Calon Leader.

 Penjelasan Isi Pelatihan

MODUL I – Understanding Shop Floor Management (SFM) & Leadership (Genba Kanri)

  • Konsep dasar Floor Management: Mengapa kita butuh shop floor management?
  • Pola manajemen organisasi modern.
  • Beragam Metode Perbaikan & Peningkatan Bisnis: Deming & Juran Model, Shop Floor Management (Jepang) dan Business Improvement (Barat).
  • Berdayakan, buat kompeten Manusianya dahulu, baru bekerja ciptakan produk. Fokus pada pola pikir Gemba (Gemba, Gembutsu, Genjitsu). Mengejar kinerja berdasarkan ukuran QCDSM (Quality, Cost, Delivery, Safety, Moral).
  • 3 budaya utama shop floor.
  • Alur shop floor management.

 MODUL II – Improving Supervisory Role: Establishing a Company within Company

  • Cara Pandang Manajemen Tradisional vs Shop Floor Management.
  • Kepemimpinan Tempat Kerja Berbasis Gemba Kanri.
  • Melatih budaya individu dan budaya perusahaan.
  • Membangun rasa percaya (trust) dengan meningkatkan komunikasi yang lebih baik (floor meeting) dengan tim.
  • Tahapan perubahan budaya organisasi: 5 Unsur Utama Proses (SIPOC).
  • Peranan Supervisor dalam Manajemen Tim di Perusahaan.
  • Manajemen: Black-Box vs Glass-Wall.

MODUL III – Improving Staff Role: Involving & Upgrading Everyone in the Process of Continuous Improvement

  • Inovasi Organisasi: Standardisasi – Pengungkapan Masalah – Penyelesaian Masalah – Implementasi Metode Baru.
  • Glass Wall Management: Score board.
  • Alat diagnosa organisasi untuk mengetahui SFM terlaksana dengan baik.
  • Penetapan Standard Operating Procedure (SOP) yang baik: Kriteria Penggunaan SOP, Fitur SOP, dan Aplikasinya.
  • Peran Manajer dan Supervisor dalam meningkatkan Skill Pekerja.
  • Tips: Agar Mini-Company SFM Sukses.

MODUL IV – Operational Problem Solving in Shop Floor Management

  • 2 Pendekatan Pemecahan Masalah: Data Analysis Approach & Collaborative Design Approach.
  • Analisa vs 4 Versi Proses.
  • Process Mapping Analysis: Application – Courir Process.
  • Menganalisa Process Map: Value Analysis – Flow of Work .
  • Beragam alat analisa efektifitas kerja: Pareto Diagram, Fishbone Diagram, Diagram Hasil-Pengerjaan, dan Cost/Benefit Analysis.

MODUL V – PDCA Approach in Shop Floor Management

  • Konsep Dasar PDCA.
  • Langkah-langkah utama tahapan PDCA.
  • Penerapan PDCA dalam Meeting Tahunan: Level Managerial dan Supervisory.
  • Jenjang Dalam Menjalankan Evaluasi PDCA.
  • Simulasi Implementasi PDCA.

 MODUL VI – Visual Management: Leading People for Continuous Improvement

  • 3 Tingkat Kepemimpinan.
  • Peran Pemimpin dalam menghadapi masalah.
  • Manager vs Leader.
  • Manajer-Coach Memandu Aktivitas Improvement.
  • Latihan: teknik coaching sesuai situasi yang dihadapi bawahan.
  • Karakteristik Program Recognition & Rewards Yg Baik dan Dampaknya pada Perilaku bawahan.

MODUL VII – Practice: Tying SFM to Company Wide Business

  • Latihan Kelompok: Pilih Unit Kerja Cabang.
  • Membangun Rencana Bisnis Mini-Company.
  • Aplikasi Appreciative Inquiry Model.

MODUL VIII – Work Room Management based on 5S Principle

  • Konsep dasar 5 S/5 R.
  • Langkah A: Perbaikan.
  • Langkah B: Pembudayaan 5S.
  • Beragam contoh benar dan salah dalam aplikasi 5 S/5R.
  • Latihan: Aplikasi 5 S/5 R di kantor Anda.

Leave a Reply