HOW TO CONDUCT TNA, CREATING TRAINING MATERIAL & MEASURING TRAINING EFFECTIVITY

When:
13 January 2015 @ 08:30 – 15 January 2015 @ 17:00
2015-01-13T08:30:00+07:00
2015-01-15T17:00:00+07:00
Where:
Financial Club
Jalan Jend. Sudirman No.Kav 58
Kebayoran Baru, South Jakarta City, Jakarta 12190
Indonesia
Contact:
Rizha
021 7209729

Bagaimana mengidentifikasi permasalahan kinerja di perusahaan Anda, dan menetapkan solusinya?
Apakah solusi pelatihan sudah tepat, untuk mengatasi permasalahan kinerja di perusahaan Anda saat ini?
Apakah pelatihan yang berjalan di perusahaan Anda sudah efektif dan efisien? Apa dasar pengukurannya?
Apakah analisa kebutuhan pelatihan di perusahaan Anda sudah maksimal?
Bagaimana mendesain alur pelatihan (menentukan tujuan pelatihan, alur isi materi dan silabus pelatihan), berdasarkan TNA sesuai level jabatan partisipan yang efektif?
Apakah alat analisa yang anda miliki sudah berhasil membedah pelatihan yang diselenggarakan dan dapat ditindak lanjuti dengan efektif?
Bagaimana menghitung manfaat melalui pengukuran Return On Investment (ROI) dari kegiatan training yang telah berlangsung? Bagaimana cara kuantifikasinya?

Umumnya, penyelenggaraan pelatihan ditujukan untuk menanggalkan segala persoalan kinerja yang mengalami defisiensi (performance deficiencies). Hal mana menyebabkan karyawan kurang produktif, sehingga mengakibatkan perusahaan mengalami stagnasi, dan bahkan penurunan produktivitas.

Dalam konteks yang demikian itulah, pelatihan memiliki posisi strategis guna meningkatkan kinerja dan kapabilitas karyawan. Namun sejumlah studi menunjukkan, bahwa fungsi penting pelatihan menjadi kurang efektif karena berbagai sebab. Salah satunya disebabkan Training Need Analysis (TNA) yang kurang tepat. Pemahaman terhadap makna TNA sangatlah penting, mengingat dengan TNA pimpinan dapat memperoleh gambaran yang jelas, tentang persoalan yang muncul dikaitkan dengan kebutuhan pelatihan untuk mengatasinya. Selain itu, kemungkinan diperolehnya informasi isu di luar masalah pelatihan dapat diperoleh melalui serangkaian proses TNA. Dengan TNA pula akan didapat gambaran standar kinerja yang diperlukan serta apa saja yang perlu dipertimbangkan sehubungan dengan learning outcomes dan learning objectives.

Pelatihan HOW TO CONDUCT TNA, CREATING TRAINING MATERIAL & MEASURING TRAINING EFFECTIVITY ini, memberikan pengetahuan praktis dan cepat untuk menetapkan, apakah solusi pelatihan sudah tepat untuk mengatasi permasalahan kinerja saat ini. Selain membahas metode pengumpulan data kebutuhan, teknik analisa kinerja serta teknik analisa biaya-manfaat, pelatihan ini memperkuat penguasaan peserta atas evaluasi model Kirkpatrick dan pengembangan berbasis kompetensi. Juga memetakan cara untuk meningkatkan efektivitas dan Return On Investment (ROI) dari sebuah kegiatan training.

Seusai pelatihan para peserta akan makin tangkas dan lihai dalam mengidentifikasi kebutuhan pelatihan, maupun menentukan metode terbaik memenuhi kebutuhan tersebut. Diharapkan, peserta menguasai cara perhitungan ROI dari sebuah kegiatan training secara mendalam, dengan melakukan perhitungan kuantitatif.

Apa yang Anda Peroleh Setelah Mengikuti Pelatihan Ini?
1. Peserta memahami gambaran besar metodologi manajemen pelatihan (Training Management), peran & kompetensi training, TNA step-by-step: analisa kebutuhan pelatihan, tahapan kerja dan hasil yang diharapkan.
2. Peserta dapat mengidentifikasi permasalahan kinerja dan solusinya, baik melalui pelatihan maupun non pelatihan.
3. Peserta mampu mendesain competency-based training yang dibutuhkan.
4. Peserta mampu mendesain alur pelatihan (menentukan tujuan pelatihan, alur isi materi dan silabus pelatihan).
5. Peserta mampu membuat pemetaan ide-ide dengan strategi Pembuka-Isi-Penutup & Latihan untuk memperbaiki kualitas visual flow.
6. Peserta mampu membuat silabus training berdasarkan TNA sesuai level jabatan partisipan.
7. Peserta dapat menerapkan evaluasi pelatihan & merumuskan training scorecard sesuai model 4 level Kirkpatrick.

Siapa yang Harus Ikut Pelatihan Ini?
Seluruh jajaran managemen dan Specialist, yang bertugas menjadi pengajar dan instruktur internal, agar lebih efektif dan lebih mengena dalam memberikan pelatihan.

Apa yang dipelajari dalam Pelatihan Ini?
Modul I. The Big Picture of Training Management
Modul II. Conducting Micro-TNA
Modul III. Practice
Modul IV. Practice: Designing Training Flow & Making Training Materials
Modul V. Practice
Modul VI. Latihan Menentukan Isi Slide dan Layoutingnya
Modul VII. Understanding Training Design & Training Evaluation
Modul VIII. Practice: Understanding Training Design & Evaluation
Modul IX. Measure Return On Invesment In Training
Modul X. Practice

Leave a Reply